Senin, 18 Oktober 2021

CARA MENGATASI ANXIETY DISORDER

 

Cara Mengatasi Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)

 

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa cemas dan khawatir saat menjalani kehidupan sehari-hari. Munculnya rasa cemas dalam diri merupakan kondisi wajar terjadi, karena kondisi tersebut adalah bentuk luapan emosi saat merasa stres atau tertekan. Namun, jika perasaan cemas tersebut muncul secara terus menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari bisa menjadi gejala anxiety disorder.

Anxiety disorder adalah sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kecemasan secara terus menerus bahkan dapat semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Anxiety disorder adalah gangguan dapat menimbulkan gejala yang membuat Anda kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Gangguan kecemasan dan anxiety tidaklah sama. Rasa cemas terbilang normal apabila masih terkendali dan bisa hilang setelah faktor penyebab munculnya rasa cemas teratasi. Namun, jika perasaan cemas menetap atau bahkan memburuk sehingga akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai gangguan kecemasan (anxiety disorder).

 

Jenis-jenis Anxiety Disorder

 

Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Generalized Anxiety Disorder adalah gangguan kecemasan yang biasanya mengkhawatirkan masalah-masalah yang umum dan dialami oleh banyak orang seperti kesehatan, uang, pekerjaan, dan keluarga. Tetapi kecemasan yang dialami oleh penderita GAD berlebihan dan hampir setiap hari . Kecemasan pada GAD biasanya dialami setidaknya selama 6 bulan. Pada tipe ini, gangguan kecemasan dapat menimbulkan gejala berupa:

  • Merasa gelisah dan bingung
  • Mudah lelah
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi dan pikiran menjadi kosong
  • Menjadi mudah tersinggung
  • Mengalami ketegangan otot
  • Kesulitan mengendalikan perasaan khawatir
  • Mengalami masalah tidur, gelisah, atau kualitas tidur menjadi berkurang

 

Serangan Panik (Panic Disorder/Panic Attack)

Serangan panik (panic attack) adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas menjadi pendek, pusing, otot menjadi tegang, atau gemetar. Serangan panik dapat berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah jam. Berikut ini adalah beberapa gejala yang menyertai serangan panik:

  • Berkeringat secara berlebihan
  • Merasa gelisah atau berpikir secara irasional
  • Mulut terasa kering
  • Otot menjadi tegang
  • Merasa sangat takut
  • Gemetar
  • Sesak napas
  • Jantung terasa berdebar
  • Kram perut
  • Nyeri dada

Fobia

Fobia adalah perasaan takut berlebihan yang dirasakan seseorang terhadap situasi atau obejek tertentu. Ketakutan berlebihan ini tidak jarang menyebabkan depresi, kecemasan, dan kepanikan yang parah. Kebanyakan pengidap fobia tahu bahwa ketakutannya tidak beralasan, tapi tidak bisa mengendalikannya dan lebih memilih menghindari objek atau situasi yang ditakuti. Kondisi inilah yang membedakan fobia dengan ketakutan biasa.

Gejala utama fobia adalah serangan panik saat melihat atau merasakan sesuatu yang menjadi pencetusnya.

  • Memiliki kekhawatiran yang tidak rasional atau berlebihan terhadap suatu objek atau situasi
  • Menghindari objek atau situasi yang ditakuti
  • Merasa cemas ketika menghadapi objek atau situasi yang ditakuti

Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan obsesi atau perilaku berulang (kompulsi). Perilaku berulang seperti mencuci tangan, menghitung, memeriksa, atau membersihkan sering dilakukan dengan harapan dapat mencegah hal buruk terjadi. 

 

Post Trauma Stress Disorder (PTSD)

Post Trauma Stress Disorder (PTSD) adalah gangguan kecemasan yang dapat berkembang setelah mengalami peristiwa atau cobaan yang mengerikan di mana dapat terjadi cedera fisik yang parah terjadi mengancam nyawa. Peristiwa traumatis yang dapat memicu PTSD seperti serangan kekerasan pribadi, bencana alam, kecelakaan, atau hal traumatis lainnya.

 

Cara Mengatasi Anxiety Disorder

  1. Kelola stress dengan baik
  2. Melakukan pola hidup sehat
  3. Olahraga yang teratur
  4. Istirahat yang cukup
  5. Mencoba untuk lebih terbuka dengan kerabat atau teman
  6. Fokus dan sadar terhadap pikiran sendiri
  7. Membatasi konsumsi kafein dan minuman beralhokol
  8. Mengurangi stres dengan mencoba teknik relaksasi, misalnya meditasi dan yoga
  9. Konsultasi kepada ahli psikiater

 

Jadi itulah jenis-jenis dan gejala anxiety disorder. Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, segera temui dokter atau tenaga profesional di bidang kesehatan mental lainnya untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

CARA MENGATASI ANXIETY DISORDER

  Cara Mengatasi Anxiety Disorder (Gangguan Kecemasan)   Setiap orang pasti pernah mengalami rasa cemas dan khawatir saat menjalani kehi...